maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Akprind University Bantu Kelompok Ikan Minahasa lewat Solar Cell

$rows[judul]

Bantul – Universitas AKPRIND Indonesia melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema energi baru terbarukan bagi Kelompok Pembudidaya Ikan Minahasa, Pulutan, Sewon, Bantul. Program ini menghadirkan teknologi solar cell sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung kegiatan budidaya ikan warga setempat, sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong penerapan energi bersih di tingkat masyarakat.

Kegiatan ini diketuai oleh Erfanti Fatkhiyah, S.T., M.Cs., dosen Program Studi Informatika, bersama dua anggota tim, yaitu Aji Pranoto, M.Pd., dari Program Studi Teknologi Mesin dan Ir. Ganjar Andaka, Ph. D., dari Program Studi Teknik Kimia. 

Komposisi tim yang lintas disiplin ilmu ini memungkinkan program dirancang secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis kelistrikan, kesesuaian peralatan mekanis, hingga efisiensi energi yang dibutuhkan dalam proses budidaya ikan. Pelaksanaan program turut dibantu oleh tiga mahasiswa, yakni Muhammad Yusuf Arjanto, Aldi Budiansah, dan Alisia Cello Revalina, yang terlibat langsung dalam pemasangan instalasi maupun pendampingan warga di lapangan.

Menurut Erfanti, pemanfaatan solar cell dipilih karena mampu menekan biaya operasional listrik yang selama ini menjadi beban bagi kelompok pembudidaya, khususnya untuk pengoperasian aerator dan pompa air kolam yang harus menyala hampir sepanjang hari. 

Dengan memanfaatkan energi matahari, ketergantungan terhadap listrik dari jaringan PLN dapat dikurangi, sehingga biaya produksi menjadi lebih efisien. Selain itu, tim juga memberikan pelatihan teknis kepada anggota kelompok mengenai cara pengoperasian dan perawatan sistem solar cell, mulai dari pembersihan panel hingga pemantauan kinerja baterai penyimpan energi, agar peralatan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Ketua Kelompok Ikan Minahasa, Tri Kadarinah, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi kelompoknya, karena kebutuhan listrik untuk operasional budidaya kini lebih terbantu, sekaligus membuka peluang pemasaran hasil ikan yang lebih luas. 

“Sebelum ada bantuan ini, biaya listrik jadi salah satu kendala utama yang membebani anggota, adanya solar cell ini harapannya produktivitas budidaya ikan semakin meningkat dan kelompok dapat terus berkembang,” ujarnya.

Program PkM ini merupakan bagian dari skema Program Kemitraan Masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) tahun 2026. Kegiatan semacam ini menjadi salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, yang diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kelompok mitra.

Tim pelaksana menyampaikan terima kasih kepada Universitas AKPRIND Indonesia dan Kemendikti Saintek atas dukungan hibah PKM tersebut, yang memungkinkan kegiatan pemberdayaan masyarakat ini terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kelompok pembudidaya ikan di Pulutan, Sewon, Bantul. Ke depan, tim berharap sinergi antara kampus dan masyarakat seperti ini dapat terus berlanjut demi mendukung kemandirian energi dan peningkatan kesejahteraan warga.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)