maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Pemerintah Pesisir Selatan Bentuk Kelompok Budidaya Ikan Tematik

$rows[judul]

PESISIR SELATAN – Upaya penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa terus didorong oleh pemerintah daerah. Pada Senin (6/4/2026), Dinas Perikanan dan Pangan secara resmi menghadiri serta mengawal proses pembentukan Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Tematik di Nagari Gurun Panjang Utara, Kecamatan Bayang.

Langkah ini merupakan bentuk sinergi nyata di tingkat daerah dalam mendukung program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Selain itu, kelompok masyarakat yang baru dibentuk ini juga secara resmi tergabung dalam ekosistem Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) guna memaksimalkan potensi perikanan tawar di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Andi Syafinal, yang hadir langsung meninjau ke lokasi menyampaikan bahwa pembentukan kelompok tematik ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi skala nagari (desa) yang terstruktur.

"Pembentukan Kelompok Budidaya Ikan Tematik ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah strategis kita untuk menyelaraskan potensi daerah dengan program KKP RI. Dengan tergabungnya kelompok ini ke dalam ekosistem KDMP, kita berharap ada pembinaan yang terintegrasi dan berkelanjutan. mulai dari manajemen kualitas air, penyediaan benih unggul, hingga kepastian akses pasar bagi para peternak," ujar Andi Syafinal saat memberikan sambutan, Senin (6/4/2026).

Lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa konsep "tematik" yang diusung merujuk pada fokus budidaya komoditas ikan tertentu yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan daya dukung lingkungan di Nagari Gurun Panjang Utara. Melalui sistem tematik, hasil panen kelompok diharapkan memiliki standar kualitas yang seragam dan daya saing yang tinggi di pasaran.

Kegiatan pembentukan kelompok ini diawali dengan sosialisasi teknis dan dilanjutkan dengan musyawarah mufakat. Acara tersebut turut dihadiri oleh perangkat nagari, penyuluh perikanan lapangan (PPL), tokoh masyarakat, serta puluhan warga pembudidaya ikan setempat. Dalam musyawarah tersebut, masyarakat berdiskusi untuk menentukan struktur kepengurusan kelompok serta menyepakati komoditas utama yang akan dikembangkan secara kolektif.

Ke depannya, Dinas Perikanan dan Pangan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis dan manajerial secara berkala. Pemerintah menargetkan Nagari Gurun Panjang Utara dapat berkembang menjadi salah satu sentra perikanan tawar percontohan di Kecamatan Bayang, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan pembudidaya dan terwujudnya kemandirian pangan daerah.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)