Foto: Penyerahan Piagam penghargaan ke pengelola kelompok tani Sipatuo
Sidrap - Dalam rangka memperingati Hari Bumi, SRMP 30 Sidenreng Rappang menggelar kegiatan outing class. Kegiatan bertemakan Ekologi dan Hari Bumi dengan tagline “Lestarikan Bumi dari Aksi Kecil” dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam menanamkan kepedulian lingkungan kepada peserta didik melalui pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Kepala SRMP 30 Sidenreng Rappang, Budiman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan outing class kali ini memiliki konsep yang berbeda dari sebelumnya.
“Kegiatan outing class ini sedikit berbeda dengan kegiatan outing class sebelumnya, karena dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bumi, sehingga lebih menekankan pada aksi nyata pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan edukatif ke Kelompok Tani SIPATUO Carawile, Kabupaten Sidenreng Rappang. Di lokasi tersebut, para peserta didik mendapatkan pembelajaran langsung mengenai pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Pengelola kelompok tani, Iskandar, mengapresiasi kegiatan ini dan menekankan pentingnya edukasi sejak dini.

“Suatu kesyukuran sekolah mengadakan kegiatan ini, karena menjadi penting anak-anak mengenal pengolahan sampah organik untuk mengurangi sampah di lingkungan serta memahami manfaat penggunaan pupuk kompos,” ungkapnya.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata Puncak Bila, Kabupaten Sidenreng Rappang. Di lokasi ini, peserta didik melakukan aksi penanaman pohon sebagai bentuk kontribusi langsung terhadap pelestarian lingkungan. Puluhan bibit pohon yang ditanam menjadi simbol kepedulian generasi muda terhadap bumi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi materi bertema “Peduli Lingkungan” yang dibawakan oleh Eka Setiawan, selaku Ketua Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan. Dalam sesi ini, peserta didik dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sebagai penutup, kegiatan diisi dengan penandatanganan komitmen "menjaga lingkungan" dan aksi bersih lingkungan di area wisata yang dilanjutkan dengan kegiatan rekreasi edukatif. Pihak pengelola wisata Puncak Bila turut memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh SRMP 30 Sidenreng Rappang. Selain memberikan nilai edukatif, kegiatan ini juga dinilai mampu menjadi sarana promosi potensi wisata daerah.
Menutup rangkaian kegiatan, Budiman kembali menegaskan bahwa outing class ini memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik.
“Kegiatan ini tentu memberikan pengalaman yang sangat berharga kepada peserta didik, terutama dalam memahami bagaimana aksi kecil dapat memberikan dampak besar dalam melestarikan bumi. Yang paling penting adalah menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, SRMP 30 Sidenreng Rappang menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.
Tulis Komentar