maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Finalis Duta Maritim Indonesia Kunjungan ke Monumen Pancasila Sakti

$rows[judul] Foto: Foto bersama peserta. (Istimewa)

Jakarta – Sekolah Duta Maritim Indonesia 2025 melakukan kunjungan ke Monumen Pancasila Sakti di Jakarta Timur, Sabtu (16/8/2025) sebagai bagian dari rangkaian agenda pembekalan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda maritim.

Para finalis melakukan penelusuran area monumen sambil mendengarkan penjelasan mengenai peristiwa G30S/PKI dan perjuangan mempertahankan ideologi Pancasila. Mereka mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat dan antusias, menyimak setiap informasi sejarah yang disampaikan pemandu.

Milia, finalis perwakilan dari Kalimantan Selatan, ikut serta dalam kunjungan tersebut. Ia menyampaikan rasa bangganya dapat belajar langsung dari situs bersejarah yang menjadi simbol keteguhan bangsa.

“Kunjungan ini membuat saya lebih memahami betapa pentingnya menjaga persatuan. Sebagai generasi muda, kami harus meneruskan semangat para pahlawan dengan cara mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kunjungan ke Monumen Pancasila Sakti juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh finalis. Mereka menyadari bahwa perjuangan membangun bangsa tidak hanya dilakukan melalui sektor maritim, melainkan juga melalui pengamalan nilai Pancasila. Salah satu peserta menyebutkan,

“Kami tidak hanya belajar tentang laut dan maritim, tetapi juga tentang jati diri bangsa. Ini mengingatkan kami bahwa maritim adalah bagian dari perjuangan Indonesia yang utuh.”

Para peserta menegaskan komitmen mereka untuk membawa semangat kebangsaan dalam menjalankan peran sebagai Duta Maritim Indonesia. Mereka percaya bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar menjaga keutuhan bangsa sekaligus mendorong kemajuan maritim.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, para finalis termasuk Milia dari Kalimantan Selatan semakin berkomitmen melanjutkan rangkaian agenda pembekalan dengan semangat baru. Mereka siap menjadi agen perubahan yang tidak hanya berfokus pada maritim, tetapi juga berkarakter pancasilais.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)