Jepang - KBRI Tokyo memenuhi undangan kegiatan Cultural & Mutual Communication (CMC) School Event with Indonesia yang diselenggarakan oleh Tokyo Metropolitan Oshima Kaiyo Kokusai High School di Pulau Oshima, Prefektur Tokyo, pada Sabtu, 7 Februari 2026. Hadir dalam kegiatan ini Koordinator Fungsi Penerangan Sosia Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula.
“Acara ini merupakan bagian dari penguatan people-to-people contact Indonesia-Jepang melalui interaksi langsung antara perwakilan KBRI Tokyo dan siswa, guru, serta komunitas sekolah. Semoga momen ini menjadi awal bagi siswa siswi sekolah Jepang untuk lebih mengenal Indonesia. Melalui kegiatan ini Indonesia dan Jepang dapat maju bersama sebagai sahabat di masa depan,” ujar Muhammad Al Aula.
“KBRI Tokyo di tahun 2026 ini jelang 70 tahun hubungan kerja sama Indonesia – Jepang di 2028 nanti, terus berupaya meningkatkan dukungannya terhadap inisiatif pendidikan lintas budaya yang digagas oleh komunitas dan institusi pendidikan Jepang. Hal ini merupakan bagian dari diplomasi publik Indonesia melalui peningkatan awareness generasi muda Jepang terhadap Indonesia sebagai negara mitra yang terbuka, inklusif, dan kaya akan budaya,” tambahnya.
Wakil Kepala Sekolah Tokyo Metropolitan Oshima Kaiyo Kokusai High School menyampaikan apresiasinya atas dukungan KBRI Tokyo dalam CMC School Event with Indonesia dengan berbagi cerita soal dunia maritim Indonesia serta ragam budaya Indonesia.
Kehadiran KBRI Tokyo di CMC School disambut meriah lebih dari 200 siswa siswi yang dengan antusias menyimak paparan tentang kekayaan maritim Indonesia termasuk ragam budaya, bahasa, kuliner dari berbagai suku bangsa di Indonesia. Sejumlah kesenian Jepang seperti seni tabuh drum tradisional Jepang atau Taiko yang dibawakan oleh para siswa turut memeriahkan suasana. Termasuk pula tampilan instrumen brass music section seperti trompet, mellophone, bass drum, dan xylophone. Brass music section ini membawakan Indonesia Raya.
Menutup acara dilakukan foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan dari KBRI Tokyo berupa kain dan buku batik, buku resep makanan nusantara, dan plakat KBRI Tokyo.
Tulis Komentar