maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Kepala Karantina Sumsel Soroti Akses Modal Nelayan dan Dorong Ketertelusuran Terintegrasi melalui Aplikasi Go-Export di Rakor OJK

$rows[judul]

Sumsel - Kepala Karantina Sumatera Selatan, Sri Endah Ekandari, menghadiri Rapat Koordinasi Pengembangan Komoditas Kelautan dan Perikanan Sumatera Selatan yang diselenggarakan OJK Sumsel, Selasa (15/7).

Sri Endah menyoroti keterbatasan akses permodalan sebagai salah satu tantangan utama yang dihadapi nelayan sehingga diperlukan dukungan pembiayaan yang lebih mudah untuk meningkatkan daya saing dan investasi sektor perikanan di daerah.

Sri Endah juga menekankan pentingnya membangun sistem ketertelusuran produk perikanan secara terintegrasi, mulai dari nelayan, pengepul, hingga eksportir.

Menurutnya, legalitas pelaku usaha perlu dipastikan melalui kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan dukungan pembinaan UMKM agar lebih mudah mengakses pembiayaan dan pasar ekspor.

Sri Endah juga menyampaikan bahwa aplikasi GO-EXPORT yang telah diluncurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menjadi langkah penting dalam penguatan ketertelusuran komoditas ekspor.

Namun demikian, diperlukan pendataan awal yang lebih komprehensif serta pemenuhan dokumen pendukung seperti Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Sertifikat Kesehatan Ikan, dan dokumen lainnya.

Selain itu, Sri Endah mengusulkan pengembangan pilot project Kawasan Nelayan Mandiri dan Produktif (KNMP) sebagai model nelayan berorientasi ekspor yang terintegrasi dengan Expert.

Ia menegaskan bahwa Barantin siap memberikan pendampingan teknis dan administratif kepada pelaku usaha agar mampu memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor yang memiliki standar berbeda-beda.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)