Dalam kunjungan tersebut, Ratna Sari yang juga istri Bupati Abdya didampingi jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan. Rombongan disambut Ketua TP PKK Desa Geulumpang Payong, Rida Kurniawati, bersama Keuchik Geulumpang Payong, Khairuddin dan beserta aparatur.
"Awalnya hanya tiga kolam, sekarang sudah menjadi enam kolam. Masyarakat juga ikut terlibat dan antusias. Hasil panennya bukan hanya dibeli warga, insyaallah ke depan akan dipasarkan ke berbagai market di Abdya yang mengambil pasokan lele dari Desa Geulumpang Payong," ujarnya.
Menurut Ratna, keberhasilan Desa Geulumpang Payong dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan program ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Ia menegaskan, setiap desa memiliki sumber daya yang berbeda sehingga pengembangan ketahanan pangan tidak harus berfokus pada budidaya lele, melainkan dapat disesuaikan dengan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.
"Saya berharap desa-desa lain bisa menjadikan Geulumpang Payong sebagai inspirasi. Tidak harus budidaya lele, tetapi bisa mengembangkan potensi lain yang sesuai dengan kondisi desa masing-masing. Yang terpenting adalah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan," tuturnya.
Tulis Komentar