TEGALSIWALAN – Regu Pengendali Hama dan Penyakit Tumbuhan (RPHPT) Bayu Perkasa Kabupaten/Kota Probolinggo mengembangkan inovasi pemanfaatan ikan laut menjadi asam amino untuk mendukung penerapan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Inovasi tersebut dipraktikkan secara mandiri dalam kegiatan RPHPT Bayu Perkasa di Pos Pelayanan Agens Hayati (PPAH) Sumber Jaya Desa Banjarsawah Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan yang diikuti anggota RPHPT Bayu Perkasa tersebut dihadiri oleh JF POPT Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo Muchlisin serta tim Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tegalsiwalan.
Ketua RPHPT Bayu Perkasa Ika Ratmawati mengatakan inovasi tersebut menjadi salah satu upaya komunitas untuk merespons persoalan pertanian di lapangan melalui teknologi sederhana yang dapat diterapkan petani.
Menurutnya, pemanfaatan ikan laut sebagai bahan asam amino juga memiliki potensi besar karena Kabupaten Probolinggo memiliki wilayah pesisir dengan sumber daya ikan laut yang melimpah.
“Kita perlu mengantisipasi dengan inovasi sederhana yang mudah ditetapkan oleh semua kalangan khususnya petani dalam mengefektifkan peran penggunaan pupuk dengan peran asam amino sebagai penyempurna pupuk NPK. Karena sebenarnya pupuk NPK hanya sebagai katalis untuk menghasilkan asam amino sebelum akhirnya bisa dimanfaatkan tanaman tersebut,” katanya.
Ia menambahkan asam amino dapat berperan dalam aktivitas fisiologis tanaman. “Kebutuhan asam amino dalam jumlah esensial diharapkan dapat mendukung pertumbuhan serta meningkatkan hasil dan kualitas tanaman,” jelasnya.
Praktik pembuatan asam amino kemudian dipandu anggota RPHPT Bayu Perkasa Budiono yang telah memanfaatkan sisa ikan laut untuk bahan pembuatan asam amino
Tulis Komentar