maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

ITB dan PT ASDP Indonesia Ferry Perkuat Inovasi Maritim

$rows[judul]

Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang penelitian, inovasi, dan pengembangan solusi untuk keunggulan maritim berstandar global. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi (WRRI) ITB Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D. dan Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Yossianis Marciano, di Rektorat ITB, Senin (2/2/2026).

Kerja sama ini menjadi landasan awal kolaborasi antara perguruan tinggi dan BUMN dalam mendukung pengembangan teknologi transportasi maritim nasional.

Nota kesepahaman ini meliputi kerja sama di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan kajian, khususnya dalam pengembangan teknologi transportasi maritim dan inovasi digital. Kerja sama juga mencakup pemanfaatan hasil riset untuk mendukung Program Kampus Berdampak, pengembangan SDGs Entrepreneur Center, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis keunggulan akademik ITB.

WRRI ITB, Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal mengatakan, kerja sama ini sesuai dengan peran ITB saat ini dan di masa yang akan datang. Beliau mengatakan, saat ini ITB sedang bertransformasi menjadi perguruan tinggi generasi keempat, yang luarannya tidak hanya excellent namun dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat.

"Nota Kesepahaman ini adalah langkah awal bagi ITB untuk menghilirkan pengetahuan dan teknologi yang kami kembangkan, untuk mendukung PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)," ujarnya.

Prof. Lavi berharap kolaborasi ini membawa dampak yang baik bagi bangsa dan juga bagi kemajuan maritim nasional.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Yossianis Marciano mengatakan, pihaknya menilai kampus, khususnya ITB sebagai pusat riset dan inovasi merupakan mitra strategis dalam mendukung inovasi transportasi maritim, digitalisasi layanan penyeberangan, penguatan sumber daya manusia, serta pengembangan riset terapan yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan.

"Semoga kolaborasi kita bisa cepat dan bisa membawa manfaat bagi negara," ujarnya.

Sejumlah potensi kerja sama kedua pihak di antaranya riset terapan untuk optimalisasi jadwal kapal berbasis data dan integrasi sistem digital, riset dan inovasi transportasi maritim, serta penguatan aspek keberlanjutan dan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Melalui kerja sama ini, ITB dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkomitmen untuk mendorong kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi transportasi maritim nasional. Sinergi antara riset akademik dan kebutuhan industri diharapkan mampu menghasilkan solusi inovatif yang mendukung efisiensi layanan, peningkatan daya saing, serta penguatan posisi Indonesia sebagai negara maritim.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)