maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Pemko Gunungsitoli Perkuat Kawasan Pesisir melalui Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

$rows[judul]

Gunungsitoli — Pemerintah Kota Gunungsitoli memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara, melalui doa bersama dan peletakan batu pertama (groundbreaking), Kamis (22/10/2026). Pembangunan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur perikanan, menata kawasan permukiman pesisir, serta mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Pembangunan KNMP Tahun Anggaran 2026 secara resmi ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si. Program ini merupakan bagian dari program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia untuk mengembangkan kawasan nelayan yang lebih tertata, produktif, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan, atas penetapan Kota Gunungsitoli sebagai salah satu daerah penerima program pembangunan KNMP Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, program ini menjadi peluang penting untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Wali Kota menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu potensi strategis Kota Gunungsitoli yang perlu didukung oleh infrastruktur memadai. Selain menunjang aktivitas perikanan, pembangunan kawasan pesisir juga perlu memperhatikan sanitasi, kebersihan lingkungan, dan kualitas permukiman agar masyarakat dapat tinggal serta beraktivitas dalam lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Kehadiran KNMP di Desa Afia diharapkan dapat memperkuat aktivitas perikanan sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat setempat. Dukungan infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi kegiatan usaha nelayan dan mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga pesisir.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya infrastruktur, tetapi juga oleh kepedulian masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang dibangun. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai, merawat fasilitas umum, serta membiasakan pola hidup bersih agar kawasan pesisir Desa Afia berkembang menjadi lingkungan yang tertib, sehat, dan nyaman.

Selain itu, sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dinilai penting untuk mendukung kelancaran pembangunan hingga selesai serta memastikan fasilitas yang tersedia nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Pembangunan KNMP Desa Afia diharapkan sejalan dengan arah pembangunan Kota Gunungsitoli dalam mewujudkan Gunungsitoli Hebat, khususnya dalam penguatan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas infrastruktur sebagaimana diarahkan dalam RPJMD Kota Gunungsitoli Tahun 2025–2029.

Melalui pembangunan ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap kawasan pesisir Desa Afia semakin tertata, fasilitas pendukung kegiatan perikanan semakin memadai, dan masyarakat nelayan memiliki lingkungan yang lebih baik untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan keluarga.

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Ridwan Saleh Zega, S.A.P.; Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli, Darmawan Zagoto, S.P.; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Gunungsitoli, Torotodo Zega, S.E.; anggota DPRD Kota Gunungsitoli dari Daerah Pemilihan II, Karianus Gea, serta dari Daerah Pemilihan III, Sonitehe Zega, S.Pd., dan Wiradarman Zega, S.Pd. Hadir pula Camat Gunungsitoli Utara, Yusmar Ziliwu, S.K.M., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala desa, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)