maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Pemkot Salatiga Tebar Benih Ikan, Wujudkan Ketahanan Pangan

$rows[judul]

Salatiga - Rabu (21/01/2026), Wali Kota didampingi Pj. Sekretaris Daerah, Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, dan Camat Sidorejo menebarkan benih ikan lele dalam kegiatan Budidaya Ikan Tematik KKMP Kauman Kidul Kota Salatiga. Benih ikan yang disebarkan merupakan hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Tahun Anggaran 2025.

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menyampaikan bahwa adanya hibah yang diwujudkan dalam peternakan ikan lele ini sejalan dengan program ketahanan atau kedaulatan pangan di bidang protein di Kota Salatiga.

“Syukur Alhamdulillah bahwa di KKMP Kauman Kidul itu mendapatkan hibah yang saya kira nilainya luar biasa untuk pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya pengembangan budaya ikan lele. Saya lihat ini ada 24 kolam yang cukup bersih, higenis, dan memadai untuk suatu peternakan lele yang menggunakan metode bioflok di mana ada penambahan mikroorganisme yang bisa mengubah limbah organik seperti sisa pakan menjadi makanan lele yang tentunya akan menghasilkan lele yang berkualitas tinggi proteinnya. Saya harapkan hibah ini dapat dipelihara dengan berkelanjutan, sehingga dapat membawa kebermanfaatan yang lebih luas.”

Ketua KKMP Kelurahan Kauman Kidul Kota Salatiga, Drs. Mahbi Raharto, menyampaikan bahwa Koperasi berkomitmen untuk bersinergi dengan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) agar unit usaha ikan lele ini dapat berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan kebijaksanaannya serta memberikan suntikan motivasi khususnya dari Bapak Wali Kota kepada kami untuk membuktikan bahwa Koperasi Kelurahan mampu mengelola potensi sektor perikanan dengan baik. Kami menyadari bahwa hibah ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.”

Wali Kota Robby berharap agar pengelolaan pembesaran bibit ikan ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal sehingga jika nantinya berjalan sesuai dengan target atau bahkan lebih dari target, pengelolaan ikan di KKMP Kauman Kidul ini dapat menjadi percontohan untuk KKMP di daerah lain. Namun, Robby juga menegaskan bahwa KKMP lain tidak harus memilih objek pengelolaan yang sama, namun bisa divariasikan sesuai kebutuhan seperti misalnya ayam petelur atau ayam potong, sehingga nantinya dapat disalurkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)