maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Perkuat Ekosistem Nelayan, BRIN Dorong Hilirisasi Kapal Listrik Tenaga Surya

$rows[judul]

Banten - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat perannya dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Hal tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan Expo Inovasi Ekosistem Kapal Listrik Ramah Lingkungan yang berlangsung di Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (14/01).

Kegiatan yang diinisiasi dari Proyek SeaBLUE yang dijalankan oleh UNDP bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP), dengan dukungan pendanaan oleh Pemerintah Jepang ini menjadi momentum penting dalam pengembangan ekosistem kapal listrik tenaga surya bagi nelayan kecil. Proyek ini bertujuan untuk mendukung nelayan kecil sekaligus mendorong terwujudnya ekonomi biru yang tangguh dan berkelanjutan di Indonesia.

“BRIN tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi membangun ekosistemnya. Proyek SeaBLUE ini sangat mendorong percepatan pengembangan ekosistem kapal listrik di Indonesia,” ujar Prof. Anugerah Widiyanto, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN dalam sambutannya. 

Pada kesempatan tersebut, Anugerah juga menegaskan komitmen BRIN dalam mengembangkan ekosistem inovasi, khususnya di bidang kapal listrik. Ia menekankan bahwa hasil riset BRIN harus mampu dihilirisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

Menurutnya, target enam unit motor listrik bagi kapal nelayan pada proyek ini adalah sebagai bagian dari pemanfaatan langsung hasil riset. “BRIN harus hadir untuk masyarakat Indonesia, baik untuk wilayah maupun untuk mendukung kementerian dan lembaga lainnya. Riset tidak boleh berhenti di laboratorium, tetapi harus berdampak,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret hilirisasi, BRIN telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Giga Inovasi Nasional terkait pengembangan motor tempel listrik. Menurut Anugerah, kerja sama ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mendorong produk riset BRIN agar dapat dimanfaatkan secara luas.

Anugerah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam riset, pembiayaan, dan penyelenggaraan kegiatan ini.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UNDP dan Pemerintah Jepang atas dukungan pembiayaan, serta kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, PT Giga Inovasi Indonesia, IPB University, Pemerintah Desa Pulau Tunda, dan seluruh mitra eksternal lainnya yang telah berkolaborasi dalam riset dan penyelenggaraan Expo Inovasi Kapal Listrik Ramah Lingkungan ini,” tambahnya

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)