Foto: Momen pemateri membimbing peserta pelatihan. (Istimewa)
Makassar – Himpunan Mahasiswa Teknologi Pendidikan (Himatep) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Pelatihan IT bertema “Membangun Kompetensi Digital melalui Literasi Digital dan Kreativitas Inovasi untuk Transformasi Masa Depan” di Convention Hall FIP UNM, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Ketua Panitia, Alief Ibnu Syaher, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperluas wawasan serta meningkatkan keterampilan mahasiswa di bidang teknologi. Ia percaya, mahasiswa dengan keterampilan teknis yang memadai berpeluang memperoleh pekerjaan layak saat menyandang gelar sarjana nantinya.
Dalam rencana jangka pendek, Alief menyebut penguasaan keterampilan media digital juga memberi kesempatan mahasiswa berkreasi dalam proses kuliah di kampus. Karena itu, ia berharap peserta mampu memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana pengembangan diri di era digital.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja bidang pendidikan dan pelatihan Himatep. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dan kreativitas mereka,” jelas dia.
Di tempat yang sama, Ketua Umum Himatep FIP UNM, Muhammad Ikra, menilai bahwa kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi kini menjadi keharusan. Menurutnya, berpikir kreatif dan inovatif adalah cara agar mahasiswa dapat menggunakan teknologi secara bijak dan produktif.
“Mahasiswa harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Kita dituntut untuk memanfaatkan teknologi dan berpikir kreatif agar dapat memberi kontribusi bagi dunia pendidikan,” tutur dia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan, Farida Febrianti. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada para peserta yang tetap bersemangat mengikuti kegiatan meskipun digelar pada hari libur.
“Saya sangat mengapresiasi para peserta karena masih mau belajar di hari libur,” ujar Farida.
Farida juga mengingatkan pentingnya semangat belajar agar mahasiswa tidak tertinggal dari perkembangan teknologi yang kian cepat.
“Teknologi berkembang begitu pesat. Oleh karena itu, adik-adik mahasiswa harus serius mengikuti pelatihan ini,” imbau dia.
Ia menambahkan bahwa peserta pelatihan kali ini termasuk beruntung, sebab kegiatan serupa biasanya tidak ditujukan bagi mahasiswa.
“Peserta kali ini patut berbangga karena bisa ikut dalam kegiatan ini. Biasanya pelatihan seperti ini tidak menyasar mahasiswa, tapi kali ini berbeda,” pungkas Farida.
Pelatihan ini turut menghadirkan praktik pembuatan media menggunakan aplikasi Canva dan Capcut. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menghasilkan karya multimedia yang lebih kreatif dan inovatif sebagai bentuk penerapan kemampuan digital mereka. (Rls)
Tulis Komentar