JAKARTA, (10/2) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi membuka rekrutmen 3.000 sumber daya manusia (SDM) lokal untuk mendapatkan pelatihan khusus, sebelum diterjunkan mendukung operasional program Budi Daya Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming/ISF) di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menegaskan bahwa rekrutmen ini merupakan wujud komitmen KKP dalam memastikan kesiapan SDM lokal yang terampil dan berdaya saing.
“Hari ini rekrutmen resmi kami buka. Kami mendapat mandat dari Menteri Kelautan dan Perikanan untuk menyiapkan SDM kompeten yang siap bekerja di tambak udang terintegrasi Waingapu. Melalui program kelas khusus, kami menyiapkan putra-putri terbaik Sumba Timur agar memiliki keterampilan teknis, sertifikasi kompetensi, dan kesiapan kerja sesuai standar industri,” ujar Nyoman dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (10/2).
Program kelas khusus ini akan mencetak tenaga kerja untuk berbagai posisi strategis, seperti operator anak kolam, teknisi budi daya udang, teknisi mesin tambak, laboran kesehatan udang, serta tenaga panen parsial. Pelatihan dilaksanakan secara terpadu melalui pembelajaran teori, praktik, dan magang di tambak mitra dengan kurikulum berbasis standar operasional tambak udang terintegrasi.
Dukungan juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, yang menyambut pembukaan rekrutmen ini sebagai peluang besar bagi generasi muda daerah.
“Kesempatan kerja skala besar kini hadir di tanah Sumba sendiri. Kami ingin anak-anak kami bisa bekerja, berkembang, dan membangun masa depan tanpa harus jauh merantau,” ungkapnya.
Pemkab Sumba Timur bersama dinas terkait, para camat, serta satuan pendidikan SMA/SMK turut mendorong partisipasi lulusan muda dalam program ini.
Program ISF di Sumba Timur sendiri merupakan bagian dari strategi nasional peningkatan produksi udang. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sebelumnya menegaskan bahwa kawasan ini memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.
Rekrutmen peserta kelas khusus resmi dibuka mulai 10 Februari 2026 secara daring. Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pendidikan dan pelatihan tanpa biaya dan berkesempatan bekerja di kawasan tambak udang terintegrasi Waingapu setelah dinyatakan kompeten.
Tulis Komentar