Foto: Dyah Arum Sari usai membawakan mater di Sekolah Duta Maritim Indonesia Batch 4 di Jakarta. (Istimewa)
Jakarta - Nabilah Luthfatur Rohmah, peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia Batch 4, membagikan kesannya setelah mengikuti sesi pelatihan bertajuk “Manner dan Etiquette: The Power of Generosity” yang dibawakan oleh Dyah Arum Sari.
Dalam pelatihan tersebut, Dyah menyampaikan bahwa etika adalah seperangkat nilai dan norma yang menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku, baik di lingkungan pribadi maupun profesional.
Sementara itu, manner merupakan cara seseorang membawa diri, berinteraksi, dan menunjukkan sikap yang sopan dalam berbagai situasi. Adapun etiket adalah aturan atau tata cara yang mengatur perilaku seseorang dalam konteks tertentu, misalnya dalam acara formal, pertemuan bisnis, atau kegiatan resmi.
Menurut Luthfah, pelatihan ini memberinya wawasan berharga tentang arti penting attitude dan manner, bagaimana bersikap, beretika, dan berpenampilan dengan tepat, khususnya sebagai seorang Duta Maritim.
“Saya sangat senang bisa belajar langsung dari Ibu Dyah. Beliau memberikan banyak pengetahuan dan tips praktis yang membuat saya semakin memahami pentingnya menjaga sikap dan penampilan, sekaligus membangun rasa percaya diri,” ungkap dia.
Dyah juga berbagi kisah inspiratif tentang perannya sebagai perempuan Tangguh, mulai dari kiprahnya sebagai ahli di Aspeksindo, perannya sebagai ibu, hingga menjadi woman carer. Ia menekankan bahwa kekuatan seorang perempuan terletak pada kemampuannya untuk tegar, bijak, dan penuh empati.
Bagi Luthfah, pesan yang paling membekas adalah bahwa segala hal positif berawal dari kelapangan hati dan kemurahan hati (generosity). “Materi ini bukan hanya mengajarkan teori, tetapi juga memotivasi saya untuk mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutup dia.
Tulis Komentar