maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Budidayakan Ikan Nila, BUMDes Sri Manunggal Desa Banjareja Targetkan Panen 1 Ton

$rows[judul]

KEBUMEN – Inovasi budidaya ikan nila dengan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) dikembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sri Manunggal, Desa Banjareja, Kecamatan Kuwarasan. Program ini menjadi upaya penguatan ketahanan pangan desa sekaligus modernisasi sektor perikanan di Kabupaten Kebumen.

Direktur BUMDes Sri Manunggal, Bambang Darmono, menjelaskan, saat ini terdapat empat kolam besar tempat budidaya ikan nila. Setiap kolam diisi 1.700-1.800 ekor bibit ikan.

“Jadi dalam satu siklus budidaya selama tiga bulan, kita menargetkan panen hingga satu ton dari empat kolam tersebut, beber Bambang, saat ditemui di kantornya, bar-baru ini.

Ia menuturkan, kolam bersistem RAS berbeda dengan kolam konvensional. Ssistem RAS merupakan metode budidaya intensif yang mengedepankan efisiensi penggunaan air, melalui proses filtrasi bertingkat. Air kolam diolah kembali atau disirkulasikan ulang selama 24 jam untuk menjaga kualitasnya tetap optimal bagi pertumbuhan ikan.

Lebih lanjut, teknologi ini memungkinkan penggunaan lahan yang lebih hemat, tetapi mampu menampung populasi ikan dengan kepadatan tinggi. Sistem filtrasi mekanis dan biologis yang dipadukan dengan penyinaran ultraviolet (UV) memastikan air tetap bersih dan bebas bakteri. Hasilnya, ikan nila yang diproduksi memiliki kualitas premium, daging lebih bersih, serta tidak berbau tanah (off-flavor).

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan (DLHKP) Kebumen, Asep Nurdiana, menjelaskan, penerapan sistem RAS di Desa Banjareja sangat relevan dengan kebutuhan pasar yang semakin menuntut kualitas dan kontinuitas pasokan ikan.

” Budidaya ikan nila berbasis teknologi RAS ini, diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Kebumen, dalam mengoptimalkan potensi perikanan, melalui penerapan teknologi modern yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar Asep

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)