maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Sejumlah Mahasiswa dan Anak Muda Dari Mimbar Kawasan Timur Indonesia Bertemu, Bahas Gerakan Mahasiswa Masa Kini

$rows[judul]

Makassar - Beberapa mahasiswa dan pemuda mengadakan diskusi bertajuk Ada Apa Dengan Gerakan Mahasiswa Kini. Diskusi diadakan secara daring atau dalam jaringan, Senin (9/2/2025).

Agenda ini diinisiasi oleh Anak Makassar Voice dan Mimbar Kawasan Timur Indonesia. Andi Yahyatullah Muzakkir selaku Founder Anak Makassar Voice mengatakan, diskusi tersebut sebagai pemantik bagi anak muda dan mahasiswa untuk menyadari peran, tanggung jawab dan kontribusinya pada bangsa dan negaranya.

“Ia mengatakan tema yang diangkat kali ini sebagai pemantik sebab melihat fenomena yang terjadi khususnya pada lingkup anak muda dan mahasiswa sebagian besar pasif dan apatis pada masalah-masalah yang ada mulai dari lingkup lokal, nasional hingga global. Mahasiswa dianggap kehilangan perannya sebagai pelopor dan pembawa perubahan. Sementara tugas anak muda dan mahasiswa adalah memperjuangkan keadilan, keberpihakan pada yang lemah serta ikut berperan aktif dan memberi kontribusi melalui ide-ide dan gagasan yang berdampak," jelasnya.

Andi Yaya berharap agar diskusi ini bisa berkelanjutan dalam membahas isu-isu yang strategis. Sekaligus memberikan kontribusi pemikiran secara aktif dalam merespon isu-isu ekonomi, sosial, politik, lingkungan dan seterusnya.

"Kami berharap melalui Mimbar Kawasan Timur Indonesia ini sebagai wadah alternatif yang ikut memberi kontribusi melalui ide-ide segar dan pemikiran yang solutif. Dan berharap kepada semua elemen mahasiswa dan anak muda di Kawasan Timur Indonesia agar ikut aktif dan berkontribusi memberi gagasan terbaiknya untuk bangsa dan negara. Terkhusus sekali wilayah Kawasan Timur Indonesia," harap Andi Yahya.

Adapun diskusi ini dihadiri beragam latar belakang anak muda dan mahasiswa. Mulai dari Andi Yahyatullah Muzakkir selaku penggagas diskusi ini, juga sebagai penulis, mahasiswa pascasarjana MESD FEB Unhas, sekaligus Founder Anak Makassar Voice dan inisiator gerakan Forum Kawasan Timur Indonesia. 

Selain itu ada Muhammad Roihan Ulum sebagai Mahasiswa Profesi Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, penulis, Eks-Presidium Sidang Musyawarah Mahasiswa KM UH III, aktivis gerakan mahasiswa Unhas. 

Juga ada Moh. Rizki Mahda Putra sebagai Pimpinan Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) Bidang PA 2025-2027 dan Personal Marketing Enthusiast. 

Juga ada Ikbal selaku Ketua Umum BEM-FEB Universitas Muhammadiyah Makassar 2025-2026. 

Juga ada Muhammad Adrian H selaku wakil ketua umum BEM-FEB Universitas Muhammadiyah Makassar 2025-2026. 

Dan Fikri Haikal selaku Eks-Ketua Cabang IMM Bantul Yogyakarta Periode 2024-2025 juga sebagai Founder Komunitas Ruang Candu.

Sementara Rizki Mahda menekankan gerakan mahasiswa bisa lebih terarah, memahami konteks, dan memiliki wawasan yang luas.

Berikutnya Muhammad Roihan Ulum menginginkan gerakan mahasiswa tidak terkesan independen dan hanya mengurusi hal-hal kecil melainkan memiliki pandangan yang meluas, serta visi perjuangan yang sama. 

Lalu Ikbal menyampaikan, gerakan mahasiswa mesti memiliki inovasi dan berdampak, murni dan idealis. Mahasiswa bergerak tidak dengan intervensi apapun. Mahasiswa harus selalu memperjuangkan hak-hak kaum lemah.”

Begitu pula Muhammad Adrian H mengenaskan, agar gerakan mahasiswa teru berkobar. Anak muda mesti semangat untuk belajar dan menghadapi tantangan baru.

Terakhir Fikri Haikal menyampaikan agar gerakan mahasiswa kembali pada penguatan literasi, membaca, menulis dan berdiskusi.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)