maritimnewsdotco@gmail.com
Banner Iklan Maritim News

Women\'s Leading Harmony, NUO Legasikan Gagasan Kepemimpinan Perempuan pada Rukun Festival

$rows[judul]

Jakarta- Nasaruddin Umar Office (NUO) pertemukan gagasan kepemimpinan perempuan lintas sektor dalam pergelaran Women's Talk yang merupakan rangkaian agenda Rukun Festival, Minggu (12/06/2026).

Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai latar belakang ini berlangsung meriah di The Telkom Hub, Jakarta. 

Women's Talk sebagai rangkaian Rukun Festival menghadirkan narasumber dengan berbagai latar belakang, diantaranya Revie Sylviana yang merupakan Director of Global Partnership South east Asia Meta, Asma Nadia yang merupakan penulis kondang dan penggerak literasi, serta Anindytha Arsa yang merupakan Co-founder Srikandi Berkarya dan Co-founder Ambivers.

Helmi Nasaruddin Umar yang merupakan Ketua Dewan Penasehat NUO dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap para perempuan yang hadir sebagai representasi gerakan pada forum Women's Talk,

"Perempuan harus mengambil ruang-ruang yang ada dalam setiap kesempatan, karena perempuan dapat memimpin dengan kelembutan perasaan dan ketegasan dalam pengambilan keputusan," ungkapnya.

Ia juga berpesan bahwa perempuan sebagai madrasah pertama seorang anak menjadi tonggak penting dalam kerukunan keluarga serta dapat menciptakan kerukunan dan harmony dalam masyarakat,

"Oleh karena itu, perempuan harus dibekali dengan ilmu pengetahuan dan dibekali dengan adab agar perempuan dapat menjadi ibu yang baik untuk generasi-generasi penerusnya tanpa kehilangan fitrah dan kodratnya sebagai manusia," tuturnya.

Selanjutnya, A. Tenri Wuleng selaku Director of Women's NUO sekaligus Moderator Women's Talk menegaskan bahwa kegiatan Women's Talk ini dalam rangka mempertemukan gagasan dan pemikiran para perempuan lintas sektor sebagai lead dan cermin untuk para generasi pemimpin muda yang hadir pada kegiatan Rukun Festival,

"Kegiatan ini dibuat bukan hanya semata sebagai agenda seremonial, tapi juga merupakan wadah belajar bagi calon pemimpin muda perempuan untuk dapat belajar dan bertukar gagasan persoalan perempuan di era saat ini," tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ruang bagi perempuan-perempuan dari berbagai sektor untuk berbagi perihal kepemimpinan tapi juga sebagai ruang insipirasi yang dapat menjangkau banyak kalangan.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)